Fakta-Fakta Sepeda Motor Memang Irit Bahan Bakar! (bag.2 Habis)

Bagi masyarakat kenaikan harga BBM memang berat. Contoh kasusnya, baru isu bakal naik, harga kebutuhan sudah merangkak. Eh... meski nggak jadi naik, harga kebutuhan tetap aja manteng. Dengan terus naiknya biaya hidup, terutama transportasi, berkendara sepeda motor tetap jadi pilihan paling logis.

Yuk mari kita melanjutkan bahasan pada 
artikel sebelumnya. Kembali mengungkap fakta-fakta sepeda motor hemat bahan bakar. Kalau sebelumnya sudah ada 12 fakta, pada tulisan ini ditambah lagi biar jumlahnya pas 25!
13. Produk penghemat BBM jelas bikin irit. Meski, setiap part atau bahan penghemat yang diaplikasi memiliki hasil yang berbeda. Ini dibuktikan lewat tes yang sudah dilakukan tim redaksi. Misalnya tes Air Fuel Ratio (AFR) untuk melihat perbandingan udara dan bahan bakar yang sesuai di ruang bakar. Hasil yang didapat, semua produk cenderung mendekati AFR ideal ketimbang tidak mengaplikasi penghemat BBM itu.
14. Ingin irit BBM, tidak ada salahnya juga dengan rutin atau rajin menservis ruang bakar. Tidak perlu atau harus lewat bongkar mesin, tapi bisa juga melalui produk cairan pembersih yang modelnya disemprot melalui lubang busi alias engine conditioner.

Cairan ini juga mampu membersihkan lumayan sempurna kerak yang menempel di ruang bakar. Lewat pembesihan di ruang bakar, power motor bakal tetap terjaga. Akibatnya, konsumsi BBM konstan irit.
15. Perbaikan sistem pengapian bisa membuat irit. Karena dengan pengapian sempurna, bisa mendapatkan power maksimal. Hal ini disebabkan pembakaran yang tuntas dan akibatnya power dari mesin yang terkirim ke roda ikut maksimal. Di motor standar, bisa ditempuh lewat cara memajukan waktu pengapian. Misalnya, dengan mencoak spi magnet atau menggeser pulser.
16. Pakai gigi rasio yang lebih rapat, juga mampu bikin tenaga mesin enggak drop atau loyo ketika melakukan perpindahan gigi. Efeknya, grip gas enggak perlu diputar lebih dalam buat menjaga atau menambah kecepatan.

Seperti tes yang dilakukan pada Honda Supra X 125 injeksi. Sebelum pakai gigi rasio lebih rapat, konsumsi BBM menyentuh angka 53,8 km/liter. Setelah rasio dibuat close, konsumsi BBM tembus di angka 58,75 km/liter. Akselerasi juga lebih cepat selain tentunya juga irit BBM!
17. Bahan bakar alternatif bisa jadi solusi. Misalnya lewat pemakaian hidrogen. Hidrogen dimasukkan ke ruang bakar bersama bensin. Kecepatan bakar yang dimiliki hidrogen juga lebih cepat dari bensin. Akibatnya, tenaga yang dihasilkan lebih responsif. Lewat pemakaian bahan bakar alternatif ini, konsumsi BBM bisa lebih irit hingga 47,5 persen. Selain itu, ruang bakar cenderung lebih bersih dan emisi gas buang lebih rendah.
18. Beberapa pabrikan motor di Indonesia turut memandu konsumennya agar mampu berkendara irit BBM. Misalnya seperti yang dilakukan TVS untuk di pacuan bebeknya atau Kawasaki di varian ER-6n. Ini bisa dilihat dari indikator yang ada di spidometer. Baik itu dalam bentuk lampu atau simbol. Indikator ini akan membatasi pola berkendara agar tetap sesuai kebutuhan ruang bakar.
19. Selain lewat indikator, pola berkendara irit juga bisa dilakukan langsung oleh pengendara sendiri. Misalnya, dengan membatasi kecepatan tidak lebih dari 50 km/jam. Lalu, pemakaian gigi transmisi yang sesuai kebutuhan mesin kala itu. Teknik pengereman juga bisa menentukan.

Misalnya, cukup menggunakan rem depan jika memang kecepatan dan kondisi jalan saat itu mendukung. Karena dengan memakai rem depan saja, power yang tersalur ke roda belakang menjadi tidak terlalu tereduksi.
20. Menjaga kebersihan filter udara juga ikut membuat konsumsi BBM menjadi lebih hemat. Karena jika filter kotor, maka asupan udara yang masuk ke ruang bakar menjadi terhalang pula.

Akibatnya, pembakaran cenderung lebih kaya dan tidak sempurna. Selain power mesin menurun, ruang bakar juga akan lebih cepat kotor oleh despoit karbon.
21. Sadar nggak sadar, para penikmat modifikasi aliran choppers, bobber, jap’s juga sudah mengacu pada pengurangan bobot motor selain petimbangan estetika semata. Sejarahnya memang begitu. Lelaku nge-chop sebagai asal kata chopper, artinya memotong.

Para pelopor aliran itu mengkritisi bodi standar motor yang terlalu berat dan tambun. Dulu banget, Harley-Davidson (H-D) sebagai motor yang kali pertama jadi objek chopperisasi sering diledek sebagai garbage wagon (gerobak sampah) atau Hog (babi hutan yang tambun). Iya lah, asli pabriknya gendut abis!

Nah, oleh klub semisal Hell’s Angels, tampilan mereka diubah jadi minimalis dan bobotnya bisa dipangkas sampai 30 % lebih ringan bahkan bisa jadi lebih. Inilah muasal gerakan modifikasi untuk mengurangi bobot dilakukan.
22. Pengujian secara empiris juga pernah dilakukan MOTOR Plus dengan membandingkan tiga moda angkutan. Antara motor, mobil dan angkutan umum beberapa tahun lalu. Pengujian selain mengukur konsumsi bahan bakar juga melihat efisiensi waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak yang sudah disepakati bersama.

Ketika itu, kami mengukur waktu dari perjalanan dari Taman Fatahillah, Kota, Jakarta Barat menuju markas redaksi di Jl. Panjang, No. 8 A, Kebon Jeruk, Jakarta Barat hasilnya jarak tempuh motor setengahnya dari mobil apalagi angkot yang kebiasan ngetem.
23. Gaya berkendara yang smooth dan tidak betot gas terbukti bikin motor jauh lebih irit hingga 20 persen. Model atau cara berkendara seperti ini selain bisa bikin irit BBM juga irit umur pakai komponen. Sebab, dengan membawa pada rpm tinggi di persneling yang rendah akan memaksa komponen yang bergerak untuk bekerja maksimal.
24. Soal fashion juga bisa membuat pengendara menjadi banyak merogoh kantong, Maklum untuk ketemu dengan brother perlu tampilan ciamik. Belanja apparel bermerek dengan harga selangit, harus dihitung ulang.

Kini banyak tawaran dari produk lokal dengan kualitas mumpuni juga harga yang pas di kantong. Cara lainnya bisa juga dilakukan dengan melihat lagi stok pakaian lama yang bisa dipadupadankan. Dengan teknik mix and match ini brother tetap bisa tampil stylish dengan modal terbatas.
25. Gaung safety riding di MOTOR Plus sudah bergema sejak 7 tahun lalu. Berkendara aman atau safety riding dan ride with care sudah terbukti ampuh bisa bikin irit. Sebab, dalam penerapannya lelaku safety riding ini bisa meminimalkan dampak buruk dari kecelakaan yang terjadi.

Sebuah penelitian membuktikan sebagian besar korban kecelakaan merupakan usia produktif. Dan sebanyak 62 persen korban kecelakaan mengalami kemiskinan. So berkendara aman terbukti bisa bikin irit juga!


Penulis : Asad RidhoAA ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Fakta-Fakta Sepeda Motor Memang Irit Bahan Bakar! (bag.2 Habis) ini dipublish oleh Asad RidhoAA pada hari Sabtu, 28 April 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Fakta-Fakta Sepeda Motor Memang Irit Bahan Bakar! (bag.2 Habis)
 

0 komentar:

Poskan Komentar